BeritaLampung

Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah, BKAD Lampung Barat Gelar Sosialisasi dan Pembinaan Teknis

8
×

Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah, BKAD Lampung Barat Gelar Sosialisasi dan Pembinaan Teknis

Sebarkan artikel ini

Lampung Barat – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Lampung Barat menggelar kegiatan sosialisasi dan pembinaan teknis terkait pengelolaan keuangan daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah dalam mengelola keuangan daerah secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Kepala BKAD Lampung Barat, Sumadi, S.IP., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola keuangan yang baik (good governance). Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keuangan menjadi kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memahami lebih dalam mengenai regulasi terbaru serta mampu menerapkannya dalam pelaksanaan tugas di masing-masing perangkat daerah,” ujar Sumadi.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam menjaga disiplin anggaran dan memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai dengan rencana kerja pemerintah daerah. Selain itu, Sumadi mengingatkan agar seluruh pengelola keuangan daerah senantiasa berpedoman pada prinsip transparansi dan akuntabilitas publik.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para bendahara, pejabat penatausahaan keuangan (PPK), serta perwakilan dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Lampung Barat. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai penyusunan laporan keuangan, pengelolaan aset daerah, serta penerapan sistem informasi keuangan daerah berbasis digital.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Lampung Barat semakin tertib, transparan, dan mampu mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *