Bandar Lampung, Akbar News – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memperkuat sinergi dengan Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) melalui kegiatan silaturahmi dan ramah tamah bersama Panglima Koarmada RI, Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., CHRMP, yang dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Lampung.
Berdasarkan dokumentasi kegiatan, hadir pula sejumlah unsur Forkopimda, di antaranya Kapolda Lampung, Danlanal Lampung, Danbrigif 4 Marinir/BS, serta pejabat utama Koarmada RI.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, DR. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan TNI, khususnya Koarmada RI, merupakan bagian penting dalam menciptakan stabilitas daerah yang kondusif.
“Silaturahmi ini menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung bersama Koarmada RI serta seluruh unsur Forkopimda. Dengan sinergi yang semakin kuat, kami optimistis berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung,” ujar DR. Marindo Kurniawan, S.T., M.M.
Ia menambahkan, tantangan pembangunan daerah saat ini membutuhkan kerja sama lintas sektor sehingga seluruh pemangku kepentingan memiliki visi yang sama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan iklim investasi dan pembangunan yang semakin baik.
Suasana kebersamaan terlihat dari rangkaian kegiatan yang diisi dengan dialog santai, pertukaran cinderamata, hingga sesi foto bersama sebagai simbol eratnya hubungan antara Pemprov Lampung dan Koarmada RI.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, sehingga mampu memperkuat ketahanan wilayah, mendukung program-program strategis pemerintah, serta menjaga kondusivitas Provinsi Lampung sebagai salah satu daerah penyangga pembangunan nasional. (*Sap/Ist)












