Lampung Selatan, www.akbar.news — Pemerintah Kabupaten Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Lampung Selatan (BPPPRD) menggelar rapat strategis pembahasan proyeksi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis pengelola retribusi daerah.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala BPPPRD, Iwan Chandra Gautama, S.E., M.M., sebagai upaya memperkuat strategi peningkatan pendapatan daerah tahun anggaran berjalan.
Dalam rapat tersebut, peserta membahas evaluasi capaian pendapatan daerah, proyeksi target retribusi, serta sinkronisasi data antar OPD guna memastikan akurasi potensi pendapatan yang dapat dioptimalkan.
Iwan Chandra Gautama menegaskan bahwa sinergi lintas perangkat daerah menjadi kunci dalam meningkatkan PAD secara berkelanjutan.
“Koordinasi antara BPPPRD, Inspektorat, dan OPD teknis sangat penting agar pengelolaan pajak serta retribusi daerah berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujarnya dalam forum rapat.
Selain pembahasan target pendapatan, Inspektorat turut memberikan masukan terkait penguatan sistem pengawasan internal guna mencegah potensi kebocoran penerimaan daerah. Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya tuntutan transparansi publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.
Rapat juga membahas pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pendataan objek pajak dan retribusi, termasuk integrasi sistem pelaporan antar instansi.
Dorong Kemandirian Fiskal Daerah
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menargetkan peningkatan kontribusi PAD sebagai salah satu indikator kemandirian fiskal daerah. Optimalisasi sektor pajak daerah dan retribusi layanan publik diharapkan mampu memperkuat kapasitas pembangunan serta pelayanan masyarakat.
Melalui forum koordinasi tersebut, pemerintah daerah berkomitmen terus memperbaiki tata kelola pendapatan dengan pendekatan kolaboratif, berbasis data, serta pengawasan yang lebih ketat.
Rapat ditutup dengan kesepakatan penyusunan langkah teknis lanjutan dan monitoring berkala terhadap realisasi target PAD agar selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah.












