Bandar Lampung, Akbar News – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Lampung.
Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pertemuan koordinasi antara BPBD Provinsi Lampung dengan Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Lampung.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026, di Kantor BPBD Provinsi Lampung itu dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Lampung, Rudi Syawal Sugiarto, S.E., M.H., yang menerima kunjungan koordinasi dari AKBP Wahyu Andi Saputra, S.H., M.H., selaku KBO Ditpamobvit Polda Lampung beserta jajaran.
Agenda pertemuan difokuskan pada penguatan koordinasi dalam penanganan potensi bencana di kawasan objek-objek vital yang memiliki peran strategis bagi pelayanan publik, perekonomian, dan keamanan di Provinsi Lampung. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas langkah mitigasi, kesiapsiagaan, hingga respons cepat apabila terjadi bencana.
Dalam keterangannya, Rudi Syawal Sugiarto, S.E., M.H., menegaskan bahwa kolaborasi lintas instansi merupakan salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan penanggulangan bencana.
“Koordinasi dengan Ditpamobvit Polda Lampung merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antarinstansi dalam melindungi objek-objek vital di Provinsi Lampung. Melalui kerja sama yang baik, kami berharap kesiapsiagaan, mitigasi, hingga penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, terpadu, dan berkelanjutan demi menjaga keselamatan masyarakat,” ujar Rudi Syawal Sugiarto, S.E., M.H.
Ia menambahkan bahwa BPBD Provinsi Lampung terus mendorong terbangunnya komunikasi yang intensif dengan seluruh pemangku kepentingan, baik unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, maupun instansi vertikal lainnya. Dengan koordinasi yang solid, setiap potensi ancaman bencana diharapkan dapat diantisipasi lebih dini sehingga risiko terhadap masyarakat maupun aset strategis daerah dapat diminimalkan.
Melalui pertemuan tersebut, BPBD Provinsi Lampung dan Ditpamobvit Polda Lampung juga berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam berbagai aspek, mulai dari pertukaran informasi, penyusunan langkah mitigasi, hingga kesiapan personel dalam menghadapi situasi darurat.
Sinergi yang terus dibangun ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mewujudkan sistem penanggulangan bencana yang tangguh, terintegrasi, dan responsif guna menciptakan rasa aman serta meningkatkan ketahanan daerah terhadap berbagai potensi bencana. (*Sap)












