KesehatanUncategorized

HUT ke-6 ILS Bandar Lampung, Dinkes Perkuat Kolaborasi Pendampingan Pasien TBC Menuju Eliminasi 2030

9
×

HUT ke-6 ILS Bandar Lampung, Dinkes Perkuat Kolaborasi Pendampingan Pasien TBC Menuju Eliminasi 2030

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG – Ikatan Lintas Sektor (ILS) Bandar Lampung memasuki usia ke-6. Momentum tersebut menjadi bagian penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung program kesehatan masyarakat, khususnya upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC).

Dalam unggahan resmi Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, peringatan HUT ke-6 ILS Bandar Lampung disertai ajakan agar organisasi tersebut terus tangguh, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, S.T., M.Si., menyampaikan pentingnya kolaborasi dalam mendampingi pasien TBC agar dapat menjalani pengobatan hingga tuntas.

Menurutnya, keterlibatan lintas sektor menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat penanganan TBC.

Pendampingan terhadap pasien tidak hanya berkaitan dengan pelayanan medis, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak agar pasien tetap menjalani pengobatan sesuai ketentuan.

“Bersama Dinas Kesehatan, perkuat kolaborasi mendampingi pasien TBC hingga pengobatan tuntas, menuju eliminasi TBC 2030,” demikian pesan yang tercantum dalam unggahan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung.

Upaya eliminasi TBC membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, serta unsur lintas sektor lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendampingan pasien sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan TBC.

Peringatan HUT ke-6 ILS Bandar Lampung pun diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program kesehatan di Kota Bandar Lampung.

Dengan semakin solidnya koordinasi lintas sektor, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung berharap upaya pendampingan pasien TBC dapat berjalan secara berkelanjutan dan berkontribusi terhadap pencapaian target eliminasi TBC tahun 2030. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *