Bandar Lampung, wwwakbar.news — Nama Dr. Ir. Marindo Kurniawan, M.M., kian menguat dalam lanskap kepemimpinan birokrasi di Provinsi Lampung. Menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi, Marindo mendapat atensi luas, tidak hanya dari internal pemerintahan, tetapi juga dari tokoh masyarakat hingga kalangan pers.
Di tengah kompleksitas tata kelola pemerintahan daerah, Marindo dinilai mampu menghadirkan pendekatan kepemimpinan yang terukur. Ia mengedepankan pengambilan keputusan strategis yang berpijak pada efektivitas serta akuntabilitas, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah. Langkah-langkah tersebut dinilai berkontribusi terhadap penguatan fondasi birokrasi yang lebih profesional dan adaptif.
Dalam sebuah wawancara, Marindo menegaskan bahwa kepemimpinannya berangkat dari prinsip sederhana namun sarat makna: “Seribu teman terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak.”
Filosofi ini, menurutnya, menjadi pegangan dalam membangun relasi kerja yang inklusif dan harmonis.
“Sebagai Aparatur Sipil Negara, saya harus amanah terhadap sumpah jabatan. Itu berarti merangkul semua elemen, termasuk rekan-rekan pers, sebagai mitra strategis dalam pembangunan,” ujarnya.
Lebih jauh, ia mengaitkan prinsip tersebut dengan nilai dasar kebangsaan Indonesia, yakni Bhinneka Tunggal Ika, yang menekankan pentingnya persatuan di tengah keberagaman. Marindo juga menyebut bahwa pendekatan ini sejalan dengan visi kepemimpinan nasional yang digaungkan oleh Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat solidaritas dan kohesi sosial.
Bagi Marindo, makna “teman” tidak sekadar relasi formal, melainkan jejaring kepercayaan yang hadir dalam berbagai situasi—baik dalam kondisi keberhasilan maupun tantangan. Ia menekankan pentingnya saling menghargai, memberi dukungan, serta membuka ruang dialog tanpa sekat perbedaan.
Pendekatan ini menjadi cerminan gaya kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses membangun kebersamaan. Di tengah dinamika birokrasi yang terus berkembang, prinsip tersebut menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong kemajuan Provinsi Lampung. (Ist)












