AdvetorialBeritaLampung

Hendri Syahri, Perencana Pembangunan Pro Rakyat yang Mengawal Kemajuan Way Kanan

18
×

Hendri Syahri, Perencana Pembangunan Pro Rakyat yang Mengawal Kemajuan Way Kanan

Sebarkan artikel ini

Way Kanan, Akbar News – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Way Kanan, Hendri Syahri, S.T., M.T., dikenal sebagai salah satu figur birokrat yang memiliki komitmen kuat dalam merancang pembangunan daerah yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Di bawah kepemimpinannya, Bappeda Way Kanan terus berupaya memastikan setiap program pembangunan berjalan terarah, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai lembaga yang memiliki peran strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah, Bappeda menjadi ujung tombak dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat serta visi pembangunan Kabupaten Way Kanan.

Hendri Syahri menegaskan bahwa perencanaan pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada angka dan dokumen administratif semata, melainkan harus mampu menjawab persoalan riil yang dihadapi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat perekonomian daerah, serta membuka peluang yang lebih luas bagi kemajuan generasi mendatang.

Dalam menjalankan tugasnya, Hendri Syahri berpegang pada visi Bappeda Kabupaten Way Kanan, yakni “Meningkatnya Capaian Pelaksanaan Kebijakan Reformasi Birokrasi General dan Meningkatnya Daya Saing Daerah.” Visi tersebut menjadi landasan dalam mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Bappeda Way Kanan mengemban sejumlah misi strategis, yaitu meningkatkan kualitas perencanaan kinerja, meningkatkan kualitas pengukuran kinerja, serta meningkatkan peran riset dan inovasi dalam mendukung pembangunan daerah.

Hendri Syahri menilai bahwa kualitas perencanaan merupakan kunci keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu, setiap program yang dirancang harus berbasis data, hasil evaluasi, dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Dengan pendekatan tersebut, pembangunan diharapkan mampu berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Selain itu, peningkatan kualitas pengukuran kinerja juga menjadi fokus utama. Melalui sistem evaluasi yang baik, pemerintah daerah dapat mengetahui tingkat keberhasilan program yang telah dilaksanakan sekaligus melakukan perbaikan terhadap berbagai aspek yang masih memerlukan penyempurnaan.

Di era perkembangan teknologi dan persaingan antar daerah yang semakin ketat, Hendri Syahri juga mendorong penguatan riset dan inovasi sebagai instrumen penting dalam pembangunan. Menurutnya, inovasi merupakan salah satu faktor utama untuk meningkatkan daya saing daerah serta mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik.

Berbagai langkah yang dilakukan Bappeda Way Kanan selama ini menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Mulai dari perencanaan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor ekonomi daerah, hingga pengembangan inovasi pelayanan publik terus menjadi perhatian serius.

Dengan pengalaman dan dedikasi yang dimiliki, Hendri Syahri dinilai mampu menjadi motor penggerak perencanaan pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kepemimpinannya di Bappeda Way Kanan diharapkan dapat terus menghadirkan berbagai terobosan strategis guna mendukung percepatan pembangunan daerah serta mewujudkan Kabupaten Way Kanan yang semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera.

“Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, setiap perencanaan harus berangkat dari kebutuhan rakyat dan menghasilkan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Hendri Syahri.

Melalui semangat reformasi birokrasi, penguatan perencanaan berbasis kinerja, serta pemanfaatan riset dan inovasi, Bappeda Kabupaten Way Kanan optimistis mampu menjadi penggerak utama pembangunan daerah yang modern, adaptif, dan berpihak kepada kepentingan rakyat. *(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *