Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

“Rp 1,98 MILIAR DANA BOS SMKN 1 KRUI HABIS KE MANA?” 

4
×

“Rp 1,98 MILIAR DANA BOS SMKN 1 KRUI HABIS KE MANA?” 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Belajar Nol, Administrasi Gendut Capai Rp  1 M — Bau Mark-Up Makin Menyengat!!!

Krui, akbar.news— Dugaan penyimpangan Dana BOS 2025 menyeret oknum Plt. Kepala Sekolah. Publik minta APH turun tangan!

Example 300x600

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang seharusnya buat kepentingan siswa, justru bikin publik geleng-geleng kepala. Di SMKN 1 Krui, dana BOS tahun 2025 yang totalnya hampir Rp 2 MILIAR diduga habis di urusan administrasi dan honor, sementara kebutuhan belajar siswa nyaris dianaktirikan.

Menurut Sumber, SMKN 1 Krui menerima: BOS Tahap 1: Rp 990.500.000, BOS Tahap 2: Rp 990.500.000, dengan Total: Rp 1.981.000.000, Jumlah siswa penerima: 1.132 orang.

“Namun pertanyaannya sederhana: Siswa dapat apa? Uang ke mana?,” tanya Sumber dengan nada aneh.


Data rincian penggunaan dana BOS menunjukkan pola yang bikin alis naik.

• Dalam Tahap 1, dana Rp 625 juta lebih dihabiskan untuk administrasi kegiatan sekolah.

• Tahap 2? Masih sama: Rp 431 juta lebih kembali masuk kantong administrasi.

Kalau ditotal: Lebih dari Rp 1 M dana BOS cuma buat administrasi! Sementara itu: • Alat multimedia pembelajaran: Rp 0 • Uji kompetensi & sertifikasi siswa: Rp 0 • Pengembangan profesi guru (Tahap 2): Rp 0,-.

“Ini sekolah kejuruan, tapi alat belajar nol rupiah. Ini sekolah negeri, tapi uang BOS lebih sibuk ngurus administrasi,” ucap Sumber.

Sementara itu: Alat multimedia pembelajaran : Rp 0,-// Uji kompetensi & sertifikasi siswa: Rp 0,- //Pengembangan profesi guru (Tahap 2): Rp 0,- // *”Ini sekolah kejuruan, tapi alat belajar nol rupiah,” keluh Sumber.

“Ini sekolah negeri, tapi uang BOS lebih sibuk ngurus administrasi,” ucapnya lagi.

Belum selesai di situ, Dana BOS juga dipakai untuk: Honor Tahap 1: Rp 87.960.000, Honor Tahap 2: Rp 185.340.000, Total honor hampir Rp 273 juta. Publik pun bertanya: Honor siapa? Kerja apa? Dasarnya apa?

Besarnya dana administrasi dan honor, minimnya belanja langsung untuk siswa, memunculkan dugaan mark-up dan penyimpangan anggaran yang diduga terjadi di bawah kepemimpinan “ES” Oknum Plt. Kepala SMKN 1 Krui, ‘

“Dana BOS itu uang negara, bukan uang pribadi, bukan juga uang bebas pakai tanpa rasa malu,” ungkap Sumber dengan raut wajah kesal.

“JANGAN ANGGAP RAKYAT BODOH!!!

Dengan dana hampir Rp 2 miliar, logikanya: Fasilitas belajar harusnya membaik Peralatan praktik harusnya bertambah Kompetensi siswa harusnya naik,” ujar Sumber tadi.

“Faktanya? Banyak pos penting nol rupiah. Publik pun bertanya keras: Ini dana BOS buat siswa, atau buat kenyamanan segelintir orang?,” imbuh Sumber tersebut.

DESAKAN KERAS: PERIKSA DAN AUDIT!

“Masyarakat mendesak Inspektorat seger turun tangan, BPK audit khusus serta APH (Kejaksaan/Kepolisian) usut tuntas. Kalau dibiarkan, praktik begini bisa jadi penyakit kronis dunia pendidikan,” harap Sumber.

Sampai berita ini diterbitkan, “ES” Oknum Plt. Kepala SMKN 1 Krui, belum memberikan penjelasan ke publik, ketika mencoba konfirmasi, yang bersangkutan enggan merespons bahkan memblokir nomor Kontak WhatsApp (WA) Redaksi.

Media membuka ruang klarifikasi agar semuanya terang-benderang. Uang BOS itu hak siswa. Bukan ladang basah oknum. (Tim)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *