Bandar Lampung, akbar.news — Di bawah kepemimpinan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung Slamet Riyadi, Bapenda Lampung resmi menjalin sinergi strategis dengan PT Great Giant Pineapple Company (GGPC) guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor perpajakan. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung sebagai bagian dari penguatan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
Kerja sama tersebut difokuskan pada verifikasi dan validasi data potensi pajak, meliputi pajak kendaraan bermotor, alat berat, serta pajak air permukaan yang berada dalam lingkup aktivitas operasional perusahaan. Upaya ini dinilai krusial untuk memastikan kesesuaian data antara wajib pajak dan pemerintah daerah, sekaligus menutup celah potensi kebocoran penerimaan daerah.
Slamet Riyadi menegaskan bahwa sinergi antara Bapenda dan dunia usaha bukan semata-mata berorientasi pada penagihan pajak, melainkan membangun komunikasi terbuka, kolaboratif, dan berkelanjutan. Dengan dukungan data yang akurat serta mekanisme yang transparan, optimalisasi PAD diharapkan dapat berjalan lebih efektif, adil, dan berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah.
PT GGPC sendiri telah menyatakan komitmen sebagai wajib pajak sejak Januari lalu dan menyambut positif langkah verifikasi yang dilakukan Bapenda Lampung. Komitmen tersebut diproyeksikan menjadi pilot project sekaligus contoh bagi perusahaan-perusahaan besar lainnya di Provinsi Lampung dalam membangun kepatuhan pajak yang berkesinambungan.
Dukungan DPRD Provinsi Lampung terhadap kerja sama ini semakin menegaskan pentingnya peran dunia usaha dalam mendorong pembangunan daerah serta memperkuat kemandirian fiskal Lampung melalui peningkatan PAD yang sah, terukur, dan berorientasi pada kepentingan publik. (*)



















