Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Gerak Cepat Dinas KPTPH dan Perkebunan Lamtim Peninjauan Lahan Sawah Terdampak Banjir

26
×

Gerak Cepat Dinas KPTPH dan Perkebunan Lamtim Peninjauan Lahan Sawah Terdampak Banjir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Lampung Timur, akbar.news — Sabtu 10 Januari 2026 — Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, TPH dan Perkebunan Lampung Timur, Bapak Tri Wibowo, S.STP., M.M, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lahan sawah yang terdampak banjir akibat luapan sungai di wilayah Kecamatan Way Jepara, Braja Selebah, dan Labuhan Maringgai. Banjir tersebut bersumber dari aliran Sungai Kramat hingga Karanganyar Labuhan Maringgai yang meluap akibat intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Kegiatan peninjauan ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian selaku penanggung jawab program swasembada pangan Provinsi Lampung, Kepala Bapeltan Lampung, para Penyuluh Pertanian, anggota Brigade Pangan, serta perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi lintas lembaga dalam upaya penanganan cepat terhadap dampak bencana alam yang berpotensi mengganggu ketahanan pangan daerah.

Example 300x600

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Hortikultura menegaskan pentingnya langkah cepat dari pihak BBWS untuk melakukan normalisasi sungai, terutama di titik-titik rawan luapan air. Upaya ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian banjir serupa pada musim penghujan mendatang serta melindungi lahan pertanian produktif masyarakat.

Dari hasil peninjauan di lapangan, diketahui bahwa lahan sawah yang terdampak banjir mencapai sekitar 1.000 hektare. Sebagian besar lahan tersebut berada pada fase pertumbuhan tanaman padi, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi bagi petani. Menyikapi hal ini, Dirjen Hortikultura menyampaikan akan segera melaporkan kondisi tersebut kepada Menteri Pertanian sebagai bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan lanjutan, termasuk kemungkinan intervensi lintas kementerian guna penanganan yang lebih komprehensif.

Selain itu, Dinas KPTPH dan Perkebunan Lampung Timur juga berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk melakukan pendataan kerusakan secara detail serta menyiapkan langkah pemulihan pascabanjir. Langkah-langkah tersebut meliputi penyediaan benih cadangan, bantuan pupuk, serta pendampingan teknis bagi petani terdampak agar proses tanam dapat segera dilakukan kembali setelah kondisi lahan memungkinkan.

Gerak cepat ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta memastikan keberlanjutan produksi pertanian di tengah tantangan perubahan iklim dan bencana alam yang semakin sering terjadi.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *